Kunjungan Pendakwah dan Kreator Konten Nasional Bangkitkan Motivasi Mahasiswa UII Dalwa dalam Dakwah Digital

UII DALWA – Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah menerima kunjungan sejumlah tokoh publik nasional pada Ahad (26/7/2026) sebagai bagian dari agenda silaturahmi yang merefleksikan penguatan sinergi antara dunia pendidikan pesantren, dakwah, kewirausahaan, dan industri kreatif digital. Rombongan dipimpin oleh kreator konten digital Willie Salim bersama adiknya, Vincent, serta dihadiri Raja Games Indonesia Tonicu, pendakwah Ustaz Derry Sulaiman, dan Founder sekaligus CEO Geprekin Aja, Mirza Muhrosni (Masmir).

Menurut Ustaz Derry Sulaiman, kunjungan tersebut berlangsung secara spontan setelah rombongan menghadiri kegiatan berbagi yang diselenggarakan Geprekin Aja di GOR Sidoarjo pada Ahad pagi. Momentum tersebut kemudian dimanfaatkan untuk bersilaturahmi dengan keluarga besar Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah.

Rombongan tiba di lingkungan pesantren sekitar pukul 13.00 WIB dan disambut oleh Habib Ali Assegaf. Kegiatan diawali dengan kunjungan ke Masjid Utama Dalwa untuk menyapa mahasiswa dan santri. Pada kesempatan tersebut, Pendakwah Nasional Ustadz Derry Sulaiman menyampaikan pesan moral mengenai pentingnya membangun karakter spiritual sebagai fondasi kehidupan sosial.

“Ambil cinta di langit, tebarkan di bumi,” pesan Ustadz Derry Sulaiman di hadapan mahasiswa dan santri.

Setelah kegiatan di masjid, rombongan diajak meninjau berbagai fasilitas pendidikan di Mabna Abuya Hasan. Kunjungan dilanjutkan ke ruang Rektor UII Dalwa di lantai tujuh Mabna Abuya Hasan Baharun untuk bersilaturahmi dengan Pengasuh Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah, Abuya al-Habib Zain Baharun. Agenda kemudian berlanjut dengan mengunjungi Maktabah (Perpustakaan) Dalwa sebagai pusat literasi dan referensi akademik sebelum ditutup di ruang tamu VIP lantai sembilan Mabna Abuya Hasan.

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan silaturahmi di kediaman Abuya al-Habib Zain Baharun. Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan mewarnai pertemuan tersebut, sekaligus memperkuat nilai ukhuwah Islamiyah yang menjadi karakter utama lingkungan pesantren.

Dalam sesi wawancara bersama Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Dalwa Berita, Willie Salim menyampaikan apresiasinya terhadap atmosfer pendidikan yang dibangun Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah. Ia menilai lingkungan pesantren tidak hanya memiliki sarana pendidikan yang representatif, tetapi juga berhasil membangun kultur akademik dan pembinaan karakter yang tercermin melalui sikap ramah serta semangat belajar para mahasiswa dan santri.

“Pokoknya ini mewah banget, santri-santrinya ramah dan baik-baik,” ujar Willie Salim.

Kunjungan tersebut menjadi representasi semakin terbukanya ruang kolaborasi antara institusi pendidikan Islam dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk figur publik, pelaku industri kreatif, dan wirausahawan nasional. Di era transformasi digital, interaksi semacam ini memiliki nilai strategis dalam memperluas jejaring dakwah, memperkuat literasi digital yang berlandaskan nilai-nilai Islam, serta memperkenalkan ekosistem pendidikan pesantren kepada masyarakat yang lebih luas melalui media digital secara edukatif dan inspiratif.Dafa/Randi.S./red.

Share:

More Posts

Send Us A Message