Benchmarking Kelembagaan Kopertais Wilayah XIV Mataram Bersama UII Dalwa Dorong Transformasi Mutu Pendidikan Tinggi Islam

DSC05930-1600x800

UII DALWA – Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda’wah menyelenggarakan kegiatan benchmarking bersama Kopertais Wilayah XIV Mataram sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola kelembagaan dan sistem penjaminan mutu perguruan tinggi Islam. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (10/7/2026) di Hotel Dalwa lantai 2 tersebut menghadirkan Wakil Koordinator Kopertais Wilayah XIV Mataram, Prof. H. Jali Al Idrus, sebagai narasumber utama.

Forum akademik ini dihadiri oleh Direktur Pascasarjana UII Dalwa, Assoc. Prof. Dr. Zainal Abidin Bilfaqih, M.Pd., bersama jajaran pimpinan universitas, dosen, serta delegasi dari Kopertais Wilayah XIV Mataram. Kegiatan diawali dengan pembacaan Surah Al-Fatihah, dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan pembacaan Shalawat Busyra sebagai bentuk perpaduan nilai akademik dan spiritual yang menjadi karakter pendidikan di lingkungan UII Dalwa.

Dalam sambutannya, Prof. H. Jali Al Idrus menegaskan bahwa peningkatan mutu perguruan tinggi tidak dapat dilepaskan dari penguatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya dosen. Menurutnya, pengembangan jejaring kerja sama akademik, peningkatan kualifikasi pendidikan, serta produktivitas tridarma perguruan tinggi merupakan fondasi penting dalam meningkatkan daya saing institusi pendidikan tinggi Islam.

Ia juga menekankan bahwa kepedulian dosen terhadap pengembangan akademik menjadi indikator utama dalam membangun budaya mutu di lingkungan perguruan tinggi. Menurutnya, dosen yang tidak memiliki perhatian terhadap pengembangan akademik akan sulit memberikan kontribusi strategis bagi kemajuan institusi.

“Apabila dosen tidak peduli terhadap aspek akademik, maka dosen tersebut tidak memberikan kontribusi kepada institusinya,” tegas Prof. H. Jali Al Idrus.

Sementara itu, Direktur Pascasarjana UII Dalwa, Assoc. Prof. Dr. Zainal Abidin Bilfaqih, M.Pd., mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama membangun perguruan tinggi Islam swasta yang adaptif terhadap dinamika pendidikan tinggi nasional maupun global. Ia menilai bahwa tantangan yang dihadapi perguruan tinggi saat ini memerlukan kolaborasi, inovasi, serta keberanian untuk terus melakukan transformasi kelembagaan.

Dalam arahannya, ia mengingatkan agar sivitas akademika tidak menunggu kondisi yang benar-benar sempurna sebelum memulai sebuah inovasi. Menurutnya, budaya akademik yang progresif lahir dari keberanian mengambil langkah, disertai evaluasi dan penyempurnaan secara berkelanjutan.

Mengutip pesan Pendiri Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah, Abuya al-Habib Hasan Baharun, ia menyampaikan, “Kalau berlari itu harus seperti dikejar binatang buas.” Pesan tersebut dimaknai sebagai dorongan untuk memiliki semangat, kecepatan, dan ketangguhan dalam menghadapi perubahan serta tantangan pengembangan institusi pendidikan tinggi.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Direktur Pascasarjana UII Dalwa mengundang seluruh delegasi Kopertais Wilayah XIV Mataram untuk berkunjung ke Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah. Undangan tersebut merupakan arahan dari Mudirul Ma’had, Abuya Al Habib Ali Zainal Abidin Baharun, yang berkenan menyambut dan menjamu para tamu dalam suasana silaturahmi sebelum agenda benchmarking dilanjutkan.

Melalui kegiatan ini, UII Dalwa menegaskan komitmennya dalam memperluas kolaborasi antarlembaga, memperkuat budaya penjaminan mutu, serta mengembangkan ekosistem akademik yang berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan tinggi Islam. Benchmarking tidak hanya menjadi sarana pertukaran pengalaman kelembagaan, tetapi juga menjadi forum strategis untuk merumuskan praktik-praktik terbaik (best practices) dalam tata kelola perguruan tinggi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing di tingkat nasional.Zulfan/Randi.S./red.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *