UII DALWA – Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda’wah kembali meneguhkan komitmennya dalam penguatan tata kelola organisasi mahasiswa melalui Pelaksanaan Muktamar ke-04 Keluarga Mahasiswa (KM) UII Dalwa. Kegiatan ini berlangsung sukses dan kondusif selama dua hari, sejak Kamis siang (08/01/2026) hingga Jumat malam (09/01/2026), dengan melibatkan seluruh Organisasi Mahasiswa (Ormawa), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), serta Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM).
Sebagai forum musyawarah tertinggi mahasiswa, Muktamar IV KM UII Dalwa memfokuskan pembahasan pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Garis Besar Haluan Organisasi (GBHO), serta Program Pokok Tindak Aksi (PPTA). Pembahasan ini diarahkan untuk memperkuat landasan normatif dan operasional organisasi mahasiswa agar berjalan secara sistematis, konstitusional, dan berkelanjutan.
Perwakilan BEM UII Dalwa, al-Habib Ahmad Bashuro, menegaskan bahwa hasil kesepakatan Muktamar diharapkan menjadi komitmen bersama seluruh Ormawa.
“Harapannya, seluruh Ormawa dapat menaati apa yang telah mereka buat, tetapkan, dan sepakati bersama. Dan itu yang sedang terus diupayakan,” ujarnya kepada Pers Dalwa Berita.
Pada Muktamar kali ini, kepanitiaan sepenuhnya diemban oleh BEM UII Dalwa, baik dari aspek teknis pelaksanaan maupun perizinan. Langkah tersebut dimaknai sebagai bentuk khidmah organisasi dan upaya meninggalkan jejak pengabdian yang konstruktif bagi keberlangsungan Ormawa di lingkungan kampus.
“Kami ingin berkhidmah langsung kepada para Ormawa,” imbuhnya.
Muktamar IV secara resmi dibuka oleh Direktur Pascasarjana UII Dalwa, Assoc. Prof. Dr. Zainal Abidin, S.Ag., M.Pd., CIQaR., CIRK.,CIE. Dalam sambutannya, beliau menilai Muktamar sebagai ruang strategis pembinaan kepemimpinan generasi muda, baik sebagai santri maupun mahasiswa.
“Forum ini membahas persoalan pemuda yang sangat urgen. Bangsa ini membutuhkan pemimpin yang kuat secara agama, cakap secara intelektual, dan berakhlakul karimah. Karakter itu harus disiapkan sejak dini melalui forum-forum seperti Muktamar,” tuturnya.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemilihan presidium sidang. Presidium demisioner terdiri dari Muhammad Teguh (Presidium I), Ryan (Presidium II), dan al-Habib Watsiq bin Syahab (Presidium III). Sementara itu, presidium terpilih pada Muktamar IV adalah Fajrin sebagai Presidium I, Abdul Kholid sebagai Presidium II, dan Abdul Majid sebagai Presidium III. Mekanisme interupsi ditetapkan melalui dua afirmasi dan dua peninjauan kembali (PK).
Sidang Muktamar dilaksanakan melalui tiga tahapan, yakni sidang komisi, sidang pleno, dan sidang paripurna. Pada sidang komisi, pembahasan dibagi ke dalam tiga bidang utama: AD/ART, GBHO, dan PPTA. Jalannya sidang berlangsung dinamis dengan partisipasi aktif Ormawa dalam menyampaikan pandangan, usulan penambahan, maupun penghapusan pasal.
Hasil sidang komisi kemudian dipresentasikan dalam sidang pleno. Salah satu isu yang menjadi perhatian serius adalah mekanisme pencalonan anggota DPM. Sesuai ketentuan, calon DPM harus menyatakan kesediaan, namun dalam praktiknya persoalan ini kerap berulang setiap tahun.
“Ini menjadi pekerjaan rumah bagi Muktamar selanjutnya. Diperlukan inovasi dan perbaikan agar sistem keorganisasian semakin matang,” ujar Fajrin selaku Presidium I.
Ia juga menambahkan bahwa keberadaan DPM sebagai lembaga legislatif mahasiswa masih membutuhkan proses adaptasi.
“DPM adalah bagian baru dalam KM UII Dalwa. AD/ART dan GBHO ini akan diamalkan oleh DPM, sehingga pembiasaannya harus dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan,” jelasnya.
Setelah sidang pleno, agenda dilanjutkan dengan penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) BEM, mulai dari Presiden Mahasiswa hingga para menteri. Rangkaian Muktamar ditutup dengan sidang paripurna berupa pemilihan Ketua DPM.
Melalui mekanisme voting yang demokratis, sidang menetapkan al-Habib Ahmad Bashuro, mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) angkatan 2022, sebagai Ketua DPM terpilih.
“Harapannya, kepemimpinan BEM dan DPM ke depan dapat menjalankan AD/ART secara konsisten dan bertahap,” pungkas Presidium I.
Pelaksanaan Muktamar IV KM UII Dalwa ini menjadi penegasan komitmen institusional mahasiswa dalam membangun budaya organisasi yang demokratis, konstitusional, dan berorientasi pada penguatan karakter kepemimpinan mahasiswa berlandaskan nilai-nilai keislaman dan akademik.Irsyad/Randi.S./red.





