UII DALWA – Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda’wah menyelenggarakan Ta’aruf Studi Kampus dan Almamater (TASMA) 2026 sebagai tahap awal pengenalan kehidupan akademik dan kemahasiswaan bagi mahasiswa baru. Kegiatan yang berlangsung selama beberapa hari tersebut memadukan orientasi akademik, penguatan nilai kepesantrenan, organisasi, serta pengenalan lingkungan kampus.
Pembukaan TASMA dilaksanakan Ahad (20/9/2026) di halaman Madrasah Ibtidaiyah Darullughah Wadda’wah dan dihadiri jajaran pimpinan, ketua program studi, dosen, panitia, serta calon mahasiswa baru. Prosesi pembukaan ditandai dengan pelepasan burung merpati dan penyerahan simbol kepemimpinan kepada Presiden Mahasiswa serta Ketua TASMA 2026.
Wakil Rektor II UII Dalwa, Ustaz Samsul Huda, dalam sambutannya menekankan pentingnya penataan niat dalam menempuh pendidikan tinggi. Menurutnya, mahasiswa perlu menjadikan ilmu sebagai bekal untuk menghadapi perkembangan zaman sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan umat.
Rangkaian TASMA dilanjutkan dengan pengenalan program studi yang disampaikan langsung oleh masing-masing ketua program studi bersama perwakilan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS). Kegiatan ini memberikan gambaran mengenai arah akademik, lingkungan pembelajaran, serta aktivitas kemahasiswaan di masing-masing program studi.
Orientasi juga diperkuat melalui seminar kepesantrenan yang disampaikan Ketua Bagian Kesiswaan Pondok Pesantren Dalwa, UstaDz Ismail Ayyub,M.Pd. Materi menekankan integrasi pendidikan tinggi dengan nilai-nilai pesantren. UII Dalwa diarahkan untuk membentuk mahasiswa yang memiliki wawasan akademik sekaligus mempertahankan adab, nilai, dan budaya santri.
Pada hari terakhir, rangkaian seminar akademik menghadirkan Wakil Rektor I UII Dalwa, Dr. M. Sholehudin Hasyim, M.H.I.; Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Assoc. Prof. Dr. Imaduddin, M.Pd.; Wakil Rektor II, Samsul Huda, M.Pd.; serta Kepala BAAK-BAKU, Kuzairi, M.Pd.
Materi seminar mencakup urgensi pendidikan tinggi bagi santri, keterampilan berorganisasi, penguatan literasi, kemandirian mahasiswa, perencanaan studi, serta pemahaman administrasi akademik. Mahasiswa baru didorong untuk mampu beradaptasi dengan lingkungan akademik, mengembangkan kemampuan komunikasi dan organisasi, serta meningkatkan budaya literasi sebagai bagian dari kompetensi intelektual.
Kegiatan kemudian ditutup melalui Ceremony Closing TASMA 2026 di Lapangan Dalwa Jadid. Wakil Rektor III UII Dalwa, Assoc. Prof. Dr. Imaduddin, M.Pd., secara resmi menutup seluruh rangkaian kegiatan dengan menekankan pentingnya karakter mahasiswa yang tetap berakar pada nilai-nilai kepesantrenan.
“Menjadi mahasiswa yang santri dan santri yang mahasiswa” menjadi salah satu pesan utama dalam penutupan TASMA. Pesan tersebut menegaskan orientasi pendidikan UII Dalwa yang mengintegrasikan pengembangan akademik dengan pembentukan karakter dan adab.
Penutupan turut diisi dengan penampilan kreativitas mahasiswa baru dan pemberian apresiasi kepada peserta serta kelompok dalam sejumlah kategori TASMA 2026. Rangkaian kegiatan ditutup dengan pelepasan balon yang disertai kertas harapan dari masing-masing kelompok sebagai simbol aspirasi dan komitmen mahasiswa baru dalam menjalani perjalanan akademik di UII Dalwa.
Melalui TASMA 2026, UII Dalwa menempatkan masa orientasi bukan sekadar pengenalan kampus, tetapi sebagai proses awal pembentukan mahasiswa yang memiliki kompetensi akademik, kemampuan organisasi, literasi, serta karakter kepesantrenan untuk berkontribusi di tingkat nasional dan internasional.Randi.S./red.



