Rektor Resmi Lantik BEM Kabinet Cakrawala Berbasis Kepemimpinan Akademik

DSC09809-scaled

UII DALWA – Universitas Islam Internasional Dalwa kembali melaksanakan pelantikan kepengurusan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) untuk masa bakti 2026/2027 pada Ahad malam (17/05/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat di Masjid Baitul Ghaffar tersebut menjadi momentum penguatan kepemimpinan mahasiswa berbasis nilai spiritual, akademik, dan pengembangan intelektual kampus.

Acara pelantikan dihadiri langsung oleh Rektor UII Dalwa Assoc. Prof. Dr. Segaf Baharun,M.Pd.,M.H.I, Wakil Rektor III Dr. Imaduddin, M.Pd., Wakil Rektor IV Dr. A. Fauzi Hamzah, M.Pd., Dr. Lutfi Rahman, M.Pd. ,serta jajaran dekan dari berbagai fakultas di lingkungan universitas.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan Surah Al-Fatihah dan lantunan ayat suci Al-Qur’an sebagai bentuk penguatan spiritualitas akademik dalam tradisi kepemimpinan kampus berbasis pesantren. Selanjutnya, pembacaan Surat Keputusan (SK) kepengurusan disampaikan oleh Wakil Rektor IV sebelum dilanjutkan dengan pengenalan struktur kepengurusan baru yang mengusung nama Kabinet Cakrawala.

 

Dalam pelantikan tersebut, Sayyid Muhammad Umar Mukhtar Bin Syahab resmi dilantik sebagai Presiden Mahasiswa UII Dalwa periode 2026/2027 dan didampingi oleh Muhammad Brian sebagai Wakil Presiden Mahasiswa.

Prosesi pelantikan ditandai dengan pembacaan ikrar sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Rektor UII Dalwa dan diikuti seluruh anggota kabinet. Momentum tersebut sekaligus menjadi simbol dimulainya amanah baru mahasiswa dalam menjalankan roda organisasi kemahasiswaan secara profesional dan berintegritas.

Selain melantik pengurus inti BEM, kegiatan ini juga menjadi ajang pengenalan berbagai Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) yang aktif di lingkungan UII Dalwa sebagai bagian dari penguatan ekosistem organisasi dan kaderisasi kepemimpinan kampus.

Dalam sambutannya, Al-Habib Segaf Baharun menegaskan bahwa kepemimpinan mahasiswa bukan sekadar jabatan struktural, melainkan amanah moral dan spiritual yang harus dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT dan masyarakat akademik. Ia menekankan pentingnya membangun kepemimpinan yang dilandasi ketakwaan kepada Allah dan Rasul-Nya.

“Jangan sekali-sekali mengatakan bahwasanya yang taat kepada Allah dan rasul-Nya tidak pantas untuk jadi presiden, siapa bilang? Nabi Muhammad sudah terlebih dahulu menjadi seorang presiden,” tegas beliau di hadapan peserta pelantikan.

Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa ketaatan kepada Allah dan Rasul menjadi fondasi utama dalam membangun keberhasilan kehidupan, baik dalam keluarga, masyarakat, maupun masa depan kepemimpinan seseorang.

“Karena dalam suatu hal apapun taat kepada Allah dan Rasul-Nya adalah kunci utama,” lanjutnya.

Pesan tersebut mendapat respons positif dari Presiden Mahasiswa terpilih, Sayyid Muhammad Umar Mukhtar Bin Syahab. Ia mengaku termotivasi dan semakin optimistis dalam menjalankan amanah kepemimpinan setelah mendengarkan nasihat Rektor.

Menurutnya, kepengurusan Kabinet Cakrawala akan berfokus pada pengembangan budaya akademik mahasiswa, khususnya di bidang riset, jurnalistik, serta penguatan tradisi menulis ilmiah di lingkungan kampus.

“Kita ingin berfokus dengan pengembangan riset, seperti jurnalistik, dan juga bermacam ragam lagi tentang karya tulis menulis,” ujarnya.

Pelantikan BEM UII Dalwa tahun ini tidak hanya menjadi agenda seremonial organisasi, tetapi juga merepresentasikan arah baru pengembangan kepemimpinan mahasiswa yang mengintegrasikan nilai religiusitas, intelektualitas, dan produktivitas akademik. Dengan hadirnya Kabinet Cakrawala, diharapkan mahasiswa mampu berkontribusi aktif dalam membangun budaya ilmiah dan transformasi pendidikan tinggi berbasis pesantren di tingkat nasional.Dhimas/Randi.S./red.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *