Prodi SPI UII Dalwa dan Kesultanan Kanoman Cirebon Jalin Kerja Sama Akademik dan Pengembangan Kelembagaan

WhatsApp Image 2026-09-05 at 13.18.49 (2)

CIREBON – Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI), Fakultas Ushuluddin dan Adab, UII Dalwa menjalin kerja sama dengan Kesultanan Kanoman Cirebon dalam bidang akademik dan pengembangan kelembagaan.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung di Kesultanan Kanoman Cirebon, Jumat (4/9/2026).

MoU ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi perguruan tinggi dengan lembaga yang memiliki kekayaan sejarah dan budaya Islam. Ruang lingkup kerja sama meliputi penelitian, penulisan dan publikasi ilmiah, seminar, lokakarya, kuliah umum, pengembangan sumber belajar, serta Pengabdian kepada Masyarakat (PKM).

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Abdur Rahman, M.Hum., Kaprodi SPI UII Dalwa, dan Ratu Raja Arimbi Nurtina, S.T., M.Hum., Sekretaris sekaligus Juru Bicara Kesultanan Kanoman Cirebon.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Rektor II UII Dalwa Dr. Samsul Huda, M.Pd., Wakil Rektor III Assoc. Prof. Dr. Imaduddin, M.Pd., sejumlah dosen dan mahasiswa SPI UII Dalwa. Dari Kesultanan Kanoman turut hadir Raden Farihin, S.Hum., Perpustakawan dan Kearsipan Keraton Kanoman, serta Raden Habib Muhammad Agus, Ph.D., praktisi dan pemerhati sejarah kebudayaan Islam Keraton Nusantara.

Abdur Rahman mengatakan, kerja sama tersebut memiliki arti penting bagi pengembangan akademik SPI UII Dalwa. Menurutnya, Kesultanan Kanoman merupakan salah satu sumber penting dalam kajian sejarah Islam dan perkembangan peradaban di Cirebon.

“Kerja sama ini sangat strategis bagi Program Studi Sejarah Peradaban Islam karena Kesultanan Kanoman memiliki kekayaan sejarah dan budaya yang sangat penting untuk dikaji,” ujarnya.

Ia menegaskan, MoU tersebut tidak berhenti pada penandatanganan, tetapi perlu diwujudkan melalui program yang konkret dan berkelanjutan, terutama penelitian bersama, publikasi ilmiah, seminar, kuliah umum, lokakarya, dan pengabdian kepada masyarakat.

Sementara itu, Wakil Rektor III UII Dalwa, Assoc. Prof. Dr. Imaduddin, M.Pd., menyambut positif kerja sama tersebut. Ia menilai kolaborasi perguruan tinggi dengan Kesultanan Kanoman dapat mempertemukan sumber daya akademik dengan kekayaan sejarah dan budaya yang hidup di masyarakat.

Menurutnya, keberadaan manuskrip, arsip, artefak, dan berbagai peninggalan sejarah memiliki nilai penting bagi pengembangan ilmu pengetahuan. Karena itu, sumber-sumber tersebut perlu didokumentasikan, diteliti, dan dipublikasikan agar dapat memberikan manfaat bagi pendidikan dan generasi muda.

Dari pihak Kesultanan Kanoman, Ratu Raja Arimbi Nurtina menyambut baik kerja sama dengan UII Dalwa. Ia berharap kolaborasi tersebut dapat menjadi jembatan antara khazanah sejarah Kesultanan Kanoman dengan dunia akademik sehingga berbagai sumber sejarah dan budaya dapat terus dipelajari dan dikembangkan.

Kerja sama ini juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman akademik secara langsung melalui penelitian, pengelolaan sumber sejarah, publikasi, kegiatan ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat. Kehadiran 12 mahasiswa PKL dari Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam serta Program Studi Sejarah Peradaban Islam UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon turut memperkuat nuansa akademik kegiatan tersebut.

Melalui kerja sama ini, SPI UII Dalwa dan Kesultanan Kanoman diharapkan dapat membangun kolaborasi yang berkelanjutan dalam pengembangan penelitian dan publikasi sejarah serta pelestarian warisan budaya Islam.

MoU tersebut sekaligus menjadi langkah untuk memperkuat tradisi akademik berbasis sumber sejarah, sehingga sejarah tidak hanya dipelajari sebagai pengetahuan masa lalu, tetapi juga dapat dikembangkan sebagai sumber pembelajaran, penelitian, publikasi, dan pengabdian kepada masyarakat. Ulum/Randi.S./red.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *