“Perayaan Milad Rektor UII Dalwa sebagai Momentum Memperkokoh Budaya Akademik, Kepemimpinan, dan Kebersamaan Institusional”.

DSC01116-1600x800

UII DALWA – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai lingkungan UII Dalwa pada Selasa, 9 Juni 2026. Civitas akademika UII Dalwa memberikan kejutan spesial dalam rangka Milad Rektor UII Dalwa, Assos. Prof. Dr. Segaf Baharun,M.H.I., M.Pd, yang berlangsung di koridor Lantai 7 Mabna Abuya Hasan.

Meski tidak tercantum dalam agenda resmi universitas, kegiatan tersebut menjadi momentum kebersamaan yang memperlihatkan eratnya hubungan antara pimpinan dan sivitas akademika di lingkungan kampus. Koridor yang biasanya digunakan sebagai akses aktivitas akademik tampak berbeda dengan dekorasi balon berwarna-warni dan berbagai ornamen sederhana yang disiapkan oleh para dosen sebagai bentuk apresiasi kepada pimpinan universitas.

Kejutan tersebut sengaja dirancang setelah Rektor menyelesaikan tugas akademiknya sebagai penguji dalam sidang skripsi mahasiswa, yakni Sayyid Umar bin Segaf Baharun dan Sayyid Syauqi Al-Hasny. Seusai menjalankan agenda akademik yang berlangsung formal, beliau diarahkan menuju Lantai 7 tanpa mengetahui sambutan yang telah dipersiapkan.

Salah seorang panitia menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dirancang sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan rasa syukur atas bertambahnya usia serta dedikasi kepemimpinan yang telah diberikan kepada universitas.

Puncak kejutan terjadi ketika lift yang membawa Habib Segaf Baharun berhenti di Lantai 7. Saat pintu lift terbuka, puluhan dosen dan tenaga akademik yang telah berkumpul serempak melantunkan ucapan selamat dengan syair:

“Mabruk alfa mabruk ‘alaika mabruk.”

Lantunan tersebut menggema di sepanjang koridor, disertai pelepasan party popper yang semakin menambah suasana meriah dan penuh kebahagiaan. Ekspresi haru dan bahagia tampak jelas dari wajah sang rektor yang menerima kejutan tersebut dengan penuh syukur.

 

Dalam suasana yang penuh keakraban, acara dilanjutkan dengan prosesi pemotongan kue ulang tahun yang dilakukan langsung oleh Habib Segaf Baharun. Sebagai simbol kebersamaan dan kekeluargaan, beliau kemudian menyuapkan potongan kue kepada seluruh dosen dan staf yang hadir.

Tidak berhenti pada prosesi tersebut, acara syukuran juga diwarnai dengan pemotongan nasi tumpeng sebagai bentuk pelestarian tradisi yang sarat makna kebersamaan dan rasa syukur. Tradisi ini menjadi refleksi nilai-nilai budaya yang tetap dijaga dalam kehidupan akademik UII Dalwa.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. A. Fauzi Hamzah,M.Pd. Wakil Rektor IV yang bertindak sebagai pembawa acara menyampaikan bahwa pemotongan tumpeng merupakan bagian dari upaya menjaga warisan budaya yang memiliki nilai edukatif dan spiritual.

“Melestarikan dan menjaga tradisi lama,” ungkapnya saat memandu jalannya acara.

Menjelang penutupan kegiatan, Habib Segaf Baharun menyampaikan rasa syukur serta apresiasi kepada seluruh dosen dan sivitas akademika yang telah menghadirkan kejutan tersebut. Dalam suasana penuh haru, beliau mendoakan seluruh pihak yang terlibat agar senantiasa memperoleh kebahagiaan dan keberkahan dari Allah SWT.

“Semoga Allah SWT membahagiakan kalian sebagaimana kalian membahagiakan ana,” tutur Habib Segaf Baharun.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin langsung oleh Rektor. Momentum tersebut tidak hanya menjadi perayaan Milad semata, tetapi juga menjadi ruang refleksi mengenai pentingnya membangun budaya akademik yang dilandasi ukhuwah, keteladanan, dan penghargaan terhadap kontribusi setiap unsur kampus.

Dalam sesi wawancara khusus bersama kru Dalwa Berita, Habib Segaf Baharun turut menyampaikan pesan inspiratif kepada generasi muda agar memanfaatkan masa muda sebagai fase terbaik untuk mengembangkan potensi diri, memperkuat karakter, serta menanamkan nilai-nilai kebaikan.

“Semua kebaikan itu ada di masa muda maka pergunakan kesempatan kalian.”

Beliau juga menegaskan bahwa masa muda merupakan periode yang penuh energi, kesempatan, dan potensi besar untuk membangun masa depan yang lebih baik.

“Masa muda itu masa kuat, masa yang luar biasa, masa-masa diberikan kesempatan emas sehingga harus digunakan semaksimal mungkin.”

Perayaan Milad Rektor UII Dalwa tersebut menjadi simbol kuatnya budaya kekeluargaan di lingkungan kampus sekaligus memperlihatkan bahwa kepemimpinan akademik tidak hanya dibangun melalui kebijakan dan prestasi institusional, tetapi juga melalui hubungan kemanusiaan yang harmonis antara pimpinan dan seluruh sivitas akademika. Nilai-nilai inilah yang terus menjadi fondasi UII Dalwa dalam mewujudkan perguruan tinggi Islam yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing global.Dafa/Randi.S./red.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *