Guru Besar UIN Jakarta Paparkan Konsep Pembelajaran Bahasa Arab Cerdas di Pascasarjana UII Dalwa

WhatsApp-Image-2026-10-09-at-09.31.19-2-1600x800
UII DALWA – Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda’wah menggelar Seminar Umum Pascasarjana bertajuk “Pembelajaran Bahasa Arab Cerdas: Dari Pendidikan dan Pembelajaran menuju Kecerdasan Linguistik, Kemanusiaan, dan Peradaban” pada Selasa (6/10/2026), di lantai 9 Mabna Abuya Hasan Baharun.

Seminar menghadirkan Prof. Dr. Raswan, M.Pd., M.Pd.I., Guru Besar Bidang Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Kegiatan diikuti mahasiswa secara luring, sedangkan mahasiswi mengikuti secara daring melalui Zoom dari Mabna Hubabah Khadijah.

Dalam pemaparannya, Prof. Raswan menekankan pentingnya inovasi pembelajaran bahasa Arab yang adaptif, interaktif, dan memanfaatkan perkembangan teknologi. Menurutnya, pembelajaran perlu menyesuaikan karakteristik generasi baru tanpa meninggalkan kekuatan tradisi keilmuan Islam.

Ia menilai UII Dalwa memiliki karakter khas karena memadukan tradisi pendidikan keislaman dengan pemanfaatan teknologi modern. Ketertarikannya berkunjung ke Dalwa juga didorong oleh kuatnya perhatian lembaga tersebut terhadap pembelajaran bahasa Arab.

 

Prof. Raswan menjelaskan tiga pilar utama pembelajaran bahasa Arab cerdas, yaitu ta’allum wa’i (pembelajaran sadar), ta’allum fa’il (pembelajaran aktif), dan ta’allum mustamir (pembelajaran berkelanjutan). Ketiganya mendorong mahasiswa untuk memahami materi secara sadar, menggunakan bahasa Arab dalam komunikasi nyata, serta terus mengembangkan kemampuan di luar ruang kelas.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberhasilan pembelajaran bahasa Arab tidak cukup diukur dari penguasaan tata bahasa, tetapi juga dari kemampuan mahasiswa menghasilkan karya nyata, seperti artikel ilmiah, makalah, dan publikasi akademik dengan dukungan teknologi.

Khusus bagi mahasiswa pascasarjana, Prof. Raswan mendorong peningkatan produktivitas riset dan publikasi ilmiah. Menurutnya, mahasiswa jenjang magister perlu menunjukkan kompetensi tidak hanya melalui kemampuan menjelaskan gagasan, tetapi juga melalui karya ilmiah yang dapat dipublikasikan.

Seminar ini diharapkan memperkuat pengembangan pembelajaran bahasa Arab di UII Dalwa yang inovatif, berorientasi pada kompetensi, serta mampu mengintegrasikan tradisi keilmuan dengan kemajuan teknologi dan produktivitas akademik.Aupan/Randi.S./red.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *