Fakultas Adab UII Dalwa Ukir Prestasi Nasional: Penghargaan APSII Award dan Diplomasi Akademik di ADIA 2026 Perkuat Reputasi Institusi

WhatsApp Image 2026-07-24 at 07.24.26

UII DALWA – Prodi Sejarah Peradaban Islam (SPI) Fakultas Adab UII Dalwa kembali menorehkan capaian akademik di tingkat nasional melalui partisipasi aktif dalam The Annual Meeting of Asosiasi Dosen Ilmu-ilmu Adab (ADIA) 2026 dan APSII Award 2026 yang diselenggarakan di Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon pada 22–25 Juli 2026. Keikutsertaan delegasi sekaligus keberhasilan dosen meraih penghargaan nasional menjadi indikator penguatan reputasi akademik UII Dalwa dalam bidang humaniora, sejarah peradaban Islam, serta tata kelola pendidikan tinggi.

UII Dalwa mengirimkan dua delegasi utama yaitu Dekan Fakultas Adab Dr. Masnun, M.Pd., dan Ketua Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI), Abdurrahman, M.Hum. Kehadiran delegasi tersebut merupakan bagian dari strategi institusi dalam memperluas kolaborasi akademik serta memperkuat kontribusi terhadap pengembangan ilmu-ilmu adab di era transformasi digital.

Forum ADIA 2026 mengusung tema “Revitalizing Adab and Humanities in the Cyber Era for Strengthening Ecotheology toward National Civilization”, yang menyoroti pentingnya revitalisasi keilmuan adab melalui pendekatan ekoteologi, humaniora digital, dan penguatan peradaban berbasis nilai-nilai Islam. Berbagai gagasan strategis yang dipresentasikan dalam konferensi menekankan perlunya integrasi antara perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence), dengan tanggung jawab moral, spiritual, dan ekologis dalam pengembangan ilmu pengetahuan.

Selain mengikuti forum ilmiah, delegasi UII Dalwa memanfaatkan momentum tersebut untuk memperluas jejaring kelembagaan melalui penjajakan kerja sama antarinstitusi, penguatan kolaborasi riset, pengembangan kurikulum, serta pertukaran praktik baik dalam tata kelola pendidikan tinggi Islam. Kehadiran para pimpinan perguruan tinggi dan organisasi profesi nasional menjadikan forum ini sebagai ruang strategis dalam memperkuat sinergi akademik dan meningkatkan daya saing institusi di tingkat nasional.

Pada kesempatan yang sama, Fakultas Adab UII Dalwa juga mencatatkan prestasi melalui APSII Award 2026. Dua dosen Program Studi Sejarah Peradaban Islam memperoleh penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dalam pengembangan pendidikan tinggi Islam. Miftahul Khoiri,M.Pd. menerima penghargaan pada kategori Pengabdian kepada Masyarakat – Editor Jurnal Ilmiah, sedangkan Abdurrahman,M.Hum dianugerahi penghargaan Pengelola Akademik Terbaik atas dedikasinya dalam membangun tata kelola akademik yang profesional, efektif, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan.

Dekan Fakultas Adab UII Dalwa menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan manifestasi komitmen sivitas akademika dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui penguatan publikasi ilmiah, pengembangan tata kelola akademik, serta pengabdian kepada masyarakat. Prestasi tersebut juga menjadi motivasi bagi seluruh dosen untuk terus meningkatkan produktivitas akademik, memperluas jejaring kolaborasi, dan menghasilkan inovasi yang berdampak bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan tinggi Islam.

 

Fakultas Adab menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan kompetensi dosen melalui penguatan riset, publikasi ilmiah bereputasi, pengabdian masyarakat, serta kemitraan strategis dengan berbagai perguruan tinggi dan organisasi profesi. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat posisi Program Studi Sejarah Peradaban Islam sebagai pusat pengembangan kajian sejarah Islam yang unggul, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta berkontribusi dalam pembangunan peradaban berbasis nilai-nilai keislaman.

Partisipasi aktif dalam forum ADIA 2026 dan keberhasilan meraih penghargaan APSII Award 2026 mencerminkan konsistensi UII Dalwa dalam membangun budaya akademik yang unggul, memperluas jejaring keilmuan nasional, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berintegritas, inovatif, dan berdaya saing. Capaian ini sekaligus memperkuat eksistensi Fakultas Adab sebagai salah satu pusat pengembangan ilmu-ilmu adab dan sejarah peradaban Islam yang memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan tinggi Islam di Indonesia.Abd/Mif/Randi.S./red.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *