UII DALWA – Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda’wah menerima kunjungan Kepala Subdirektorat (Kasubdit) Kelembagaan dan Kerja Sama Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Kementerian Agama Republik Indonesia, Dr. Ahmad Mahfud Arsyad, M.Ag., Sabtu (29/8/2026).
Kunjungan yang berlangsung di Ruang Rektor, Mabna Abuya Hasan Lantai 7, tersebut menjadi momentum strategis untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara UII Dalwa dan Direktorat PTKI Kementerian Agama RI. Pertemuan ini juga diarahkan pada penguatan kelembagaan, pengembangan tata kelola perguruan tinggi keagamaan Islam, serta perluasan kerja sama dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi Islam di Indonesia.
Kehadiran Dr. Ahmad Mahfud Arsyad, M.Ag. disambut oleh jajaran pimpinan UII Dalwa, yang terdiri atas Wakil Rektor I, Wakil Rektor II, Wakil Rektor III, Wakil Rektor IV, serta para ketua program studi dan unsur pengembangan Program Studi Ekonomi Syariah.
Dalam pertemuan tersebut, jajaran UII Dalwa memaparkan berbagai perkembangan institusi, baik dalam bidang akademik, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, pengembangan program studi, maupun penguatan ekosistem pendukung pendidikan tinggi.
Selain melakukan pertemuan dengan jajaran pimpinan, Dr. Ahmad Mahfud Arsyad juga berkesempatan meninjau secara langsung sejumlah fasilitas dan unit yang menjadi bagian dari ekosistem UII Dalwa.
Rangkaian kunjungan mencakup Perpustakaan Terpadu Abuya Sayyid Muhammad Al-Maliki serta sejumlah unit usaha yang dikembangkan dalam lingkungan Dalwa, termasuk Dalwa Mall dan berbagai unit pendukung lainnya.
Peninjauan tersebut memberikan gambaran mengenai pendekatan pengembangan perguruan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada penyelenggaraan pendidikan dan pembelajaran, tetapi juga membangun ekosistem kelembagaan yang terintegrasi melalui pengembangan fasilitas, layanan, kewirausahaan, dan kemandirian institusi.
Konsep tersebut menjadi salah satu aspek yang mendapat perhatian dalam kunjungan Kasubdit Kelembagaan dan Kerja Sama PTKI Kementerian Agama RI. UII Dalwa dinilai memiliki perkembangan yang positif dari sisi sarana dan prasarana, unit usaha, capaian akademik, program studi, serta kualitas sumber daya manusia.
Dr. Ahmad Mahfud Arsyad, M.Ag. menyampaikan apresiasinya terhadap berbagai perkembangan yang telah dicapai UII Dalwa. Kekaguman tersebut tidak hanya tertuju pada kelengkapan sarana dan prasarana, tetapi juga pada upaya institusi membangun ekosistem pendidikan tinggi yang ditopang oleh unit-unit produktif dan pengembangan sumber daya manusia.
Apresiasi tersebut menjadi indikator penting bahwa penguatan perguruan tinggi keagamaan Islam dapat dilakukan melalui pendekatan kelembagaan yang komprehensif, dengan mengintegrasikan mutu akademik, tata kelola, sumber daya manusia, infrastruktur, dan kemandirian institusi.
Kunjungan ini sekaligus mempertegas pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi keagamaan Islam dan Kementerian Agama dalam menghadapi dinamika pendidikan tinggi yang semakin kompleks.
Penguatan kelembagaan menjadi aspek fundamental dalam memastikan perguruan tinggi mampu menjalankan tridarma secara berkualitas, adaptif, dan berkelanjutan. Dalam konteks tersebut, kerja sama antara UII Dalwa dan Direktorat PTKI diharapkan dapat terus berkembang melalui berbagai agenda akademik dan kelembagaan.
Bagi UII Dalwa, kunjungan tersebut menjadi ruang strategis untuk memperoleh perspektif sekaligus penguatan arah pengembangan institusi agar semakin mampu berkontribusi dalam peningkatan kualitas pendidikan Islam, pengembangan keilmuan, serta pembentukan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi akademik dan karakter keislaman.
Pertemuan diakhiri dengan harapan agar silaturahmi dan sinergi yang terbangun dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi kedua pihak serta melahirkan berbagai bentuk kolaborasi yang konstruktif.
UII Dalwa terus meneguhkan komitmennya untuk membangun perguruan tinggi Islam yang unggul secara akademik, kuat secara kelembagaan, mandiri dalam pengelolaan, serta berkontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan Islam di Indonesia.Randi.S./red.




