Jakarta – Mudir Ma’had (Pengasuh Pondok Pesantren Dalwa) Abuya al-Habib Zain Baharun dan Direktur Pascasarjana UII Dalwa Assoc. Prof. Dr. Zainal Abidin,M.Pd, melakukan pertemuan silaturahmi dengan Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., di kediaman pribadi Menteri Agama di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Ahad (7/6/2026).
Pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih dua jam tersebut dihadiri oleh sejumlah pimpinan pesantren dan serta pimpinan UII Dalwa. Agenda pertemuan dilaksanakan dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan antara pesantren dan pemerintah.
Menurut Direktur Pascasarjana UII Dalwa, pertemuan tersebut merupakan silaturahmi informal yang bertujuan memperkuat komunikasi dan kolaborasi dalam pengembangan pendidikan Islam dan pesantren di Indonesia. Berbagai isu strategis dibahas, mulai dari penguatan persatuan umat, kontribusi pesantren terhadap pembangunan bangsa, hingga peningkatan mutu pendidikan keagamaan.
Dalam dialog tersebut, Menteri Agama menyampaikan apresiasi terhadap Pondok Pesantren Dalwa yang dinilai berhasil mengembangkan model pendidikan pesantren yang mandiri, modern, dan tetap berakar pada nilai-nilai keislaman. Dalwa dipandang sebagai salah satu contoh praktik baik pengelolaan pesantren yang mampu membangun karakter, kompetensi akademik, dan kemandirian santri secara terpadu.
Selain itu, dibahas pula peluang kolaborasi pengembangan sumber daya manusia pesantren, termasuk kemungkinan keterlibatan tenaga pendidik Dalwa dalam mendukung program pembinaan pesantren di berbagai daerah. Langkah ini diharapkan dapat memperluas kontribusi pesantren dalam meningkatkan kualitas pendidikan Islam nasional.
Salah satu gagasan penting yang mengemuka dalam pertemuan tersebut adalah inisiasi gerakan penguatan citra dan kecintaan terhadap pesantren sebagai lembaga pendidikan yang memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter bangsa. Gagasan ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik sekaligus menumbuhkan minat generasi muda untuk mengenal dan mencintai dunia pesantren.
Abuya al-Habib Zain Baharun juga menegaskan bahwa kemajuan pendidikan pesantren harus menjadi agenda bersama. Menurut beliau, keberhasilan pesantren tidak hanya diukur dari perkembangan satu institusi, melainkan dari kemajuan seluruh pesantren di Indonesia sebagai pilar pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan umat.
Sebagai tindak lanjut komunikasi tersebut, Menteri Agama RI direncanakan akan melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Dalwa pada akhir bulan Muharram 1448 H. Kunjungan ini diharapkan menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan pesantren dalam mewujudkan pendidikan Islam yang unggul, moderat, dan berdaya saing global.Dhimas/Randi.S./red.

