22 Dosen UII Dalwa Mengikuti PKDP 2026 sebagai Strategi Peningkatan Mutu Akademik dan Kualitas Pembelajaran

WhatsApp Image 2026-06-11 at 09.33.36

UIN Malang – Sebanyak 22 dosen UII Dalwa mengikuti Program Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang melalui Lembaga Penjaminan Mutu (LPM). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis peningkatan kualitas sumber daya manusia dan profesionalisme dosen dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi yang unggul dan berdaya saing.

Berdasarkan surat pemberitahuan LPM UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Nomor 092/LPM/OT.01.7/05/2026 tertanggal 3 Juni 2026, PKDP diselenggarakan melalui kerja sama antara UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, dan Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan. Program ini berlangsung mulai 8 hingga 19 Juni 2026 dengan skema pelatihan berjenjang yang meliputi In Service Course (ISC), On The Job Course (OJC), dan In Service Course tahap akhir.

Dalam daftar peserta yang ditetapkan oleh panitia, 22 dosen UII Dalwa tergabung dalam Kelas C bersama peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Nama-nama dosen tersebut antara lain Achmad Sulton, Ahmad Qusairi, Akhmad Sahrandi, Alif Rohmah Nur Habibah, Ardianti, Berlian Tahta Arsyillah, Bulhayat, Deden Ramdhani, Juharoh, Kasmaluddin, Lutfi Zarkasi, M. Islach, M. Nashoihul Ibad, Makki Lazuardi, Maulidiah Amirul Aulia, Muhajir Sulthonul Aziz, Muhammad Alkaff, Muhammad Taufiq, Munapi, Nur Hanifansyah, Nurul Fauzah, dan Sulastri.

PKDP merupakan program nasional yang dirancang untuk membekali dosen pemula dengan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian yang diperlukan dalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi. Materi yang diberikan mencakup paradigma integrasi keilmuan, perencanaan pembelajaran, model dan strategi pembelajaran, evaluasi pembelajaran, moderasi beragama, penulisan karya ilmiah, serta pengembangan karier dan jabatan akademik dosen.

Selain mengikuti sesi teori dan diskusi akademik, peserta juga diwajibkan menyusun berbagai proyek pembelajaran dalam tahap On The Job Course. Kegiatan tersebut meliputi penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dan instrumen penilaian, pembuatan video bahan ajar dan praktik mengajar, serta penyusunan draf artikel ilmiah dan publikasi konten moderasi beragama yang akan direviu oleh mentor dan fasilitator.

Keikutsertaan 22 dosen UII Dalwa dalam program ini menunjukkan komitmen institusi untuk terus meningkatkan mutu akademik dan kualitas pembelajaran. Penguatan kompetensi dosen menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan visi UII Dalwa sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul, adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, serta mampu menghasilkan lulusan yang kompeten dan berkarakter.

Secara akademik, PKDP tidak hanya berfungsi sebagai wahana peningkatan kapasitas individual dosen, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antarperguruan tinggi dalam membangun budaya mutu pendidikan tinggi keagamaan. Melalui interaksi dengan peserta dari berbagai institusi, para dosen memperoleh kesempatan untuk bertukar pengalaman, memperluas jejaring akademik, dan mengembangkan praktik-praktik pembelajaran inovatif yang relevan dengan tantangan pendidikan abad ke-21.

M. Nashoihul Ibad,M.Kom peserta PKDP UII Dalwa dan sebagai ketua kelas C menegaskan pentingnya penguatan kapasitas sumber daya manusia sebagai instrumen utama dalam pengembangan institusi. Oleh karena itu, partisipasi aktif dosen dalam berbagai program peningkatan kompetensi menjadi bagian dari strategi penguatan tata kelola akademik dan peningkatan kualitas layanan pendidikan di lingkungan UII Dalwa.

Melalui keikutsertaan dalam PKDP 2026, diharapkan para dosen UII Dalwa mampu mengimplementasikan berbagai kompetensi yang diperoleh ke dalam proses pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dengan demikian, program ini tidak hanya memberikan manfaat bagi peserta secara individual, tetapi juga berkontribusi terhadap penguatan budaya akademik dan peningkatan mutu pendidikan tinggi Islam secara berkelanjutan.Randi.S./red.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *