Sebelum agenda utama, peserta didampingi Wakil Rektor I UII Dalwa Dr. Sholahuddin Hasyim, M.H.I., Wakil Rektor III Assoc. Prof. Dr. Imaduddin, M.Pd. dan Wakil Rektor IV Dr. Ahmad Fauzi Hamzah, M.Pd.I., berziarah ke makam pendiri Pondok Pesantren Dalwa. Rangkaian dilanjutkan dengan kunjungan ke sejumlah fasilitas kampus, meliputi perkantoran, perpustakaan, aula Mabna Abuya Hasan Baharun, Dalwa Mall, dan Dalwa Cafe.
Rakernas dimulai pukul 15.00 WIB di lantai 3 Hotel Dalwa Syariah. Ketua Umum APAISI, Prof. Dr. H. Maskuri Bakri, M.Si., menyampaikan materi bertema “Tata Kelola Pendidikan Tinggi Islam Menuju Center of Excellence”. Selanjutnya, Direktur Pascasarjana UII Dalwa, Assoc. Prof. Dr. Zainal Abidin, M.Pd., CIQaR, CIE, memaparkan implementasi kebijakan pemerataan dan peningkatan mutu pendidikan tinggi keagamaan berbasis pesantren.
Pembahasan Rakernas mencakup penguatan tata kelola perguruan tinggi menuju keunggulan institusi, adaptasi terhadap perkembangan teknologi informasi dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), serta strategi pengembangan institusi unggul.
Prof. Maskuri Bakri berharap APAISI dapat menjadi wadah pengembangan kemitraan nasional dan internasional, khususnya dalam bidang akademik, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
“Harapan kami, melalui asosiasi pascasarjana ini, menjadi sarana untuk berbagi dan membangun kemitraan, baik dalam kancah nasional maupun internasional, terutama dalam pengembangan akademik, kerja sama penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” jelasnya.
Usai Rakernas, peserta mengikuti ramah tamah bersama jajaran dosen Pascasarjana UII Dalwa di lantai 9 Mabna Abuya Hasan Baharun. Acara dimeriahkan dengan tari medley Nusantara dan pertunjukan madihin oleh Maulana Ishaq, santri asal Banjar.
Agenda dilanjutkan dengan penyerahan estafet kepemimpinan APAISI dari Prof. Dr. H. Maskuri Bakri, M.Si., kepada Assoc. Prof. Dr. Zainal Abidin, M.Pd., CIQaR, CIRK, CIE, sebagai Ketua Umum APAISI periode 2026–2031.
Prof. Maskuri menyampaikan bahwa pemilihan al-Habib Zainal Abidin didasarkan pada sejumlah pertimbangan dan kontribusi yang dinilai inspiratif bagi pengembangan asosiasi.
“Maka kami memilih Habib Zainal Abidin ini insyaallah tidak keliru, karena banyak hal yang menginspirasi,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pembagian piagam keanggotaan APAISI dan penyerahan APAISI Awards 2026 kepada lima institusi penerima. Pergantian kepemimpinan ini diharapkan memperkuat peran APAISI dalam membangun sinergi antarpascasarjana serta mendorong peningkatan mutu dan daya saing pendidikan tinggi Islam di tingkat nasional maupun internasional.Aupan/Randi.S./red.





