KKGPAI Pasuruan dan Jawa Timur Mantapkan Pengembangan Kompetensi Akademik Guru melalui Studi Lanjut Magister dan Doktor PAI di Pascasarjana UII DALWA

WhatsApp Image 2026-08-15 at 12.34.55

UII DALWA – Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKGPAI) Kabupaten Pasuruan bersama KKGPAI Jawa Timur menggelar kegiatan koordinasi dan silaturahmi dalam rangka pemantapan calon mahasiswa Program Magister Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Program Doktoral PAI Pascasarjana UII Dalwa. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan launching Modul Ajar PAI CP 20/2026 serta peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada hari Kamis, 13 Agustus 2026 di Dalwa Hotel.

Kegiatan yang diikuti sekitar 130 Guru PAI tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara komunitas profesi guru PAI dengan institusi pendidikan tinggi dalam pengembangan kompetensi akademik dan profesionalisme guru. Peserta calon mahasiswa Program Magister PAI berasal dari wilayah Kabupaten Pasuruan, sementara calon mahasiswa Program Doktoral PAI berasal dari sejumlah daerah di Jawa Timur, antara lain Pasuruan, Jombang, Surabaya, Magetan, Situbondo, Sumenep, dan Trenggalek.

Dari Pascasarjana UII Dalwa, kegiatan dihadiri Kaprodi Magister PAI Dr. Sodikin, M.Pd.I., Kaprodi Doktor PAI Dr. Kholili Hasib, M.Ud., serta Koordinator S2 dan S3 KKGPAI UII Dalwa Dr. H. Akhmad Sahrandi, M.Pd.I. Ketiganya mewakili Direktur Pascasarjana UII Dalwa Assoc. Prof. Dr. Zainal Abidin, M.Pd., CIQaR., CIRK., CIE. yang berhalangan hadir karena bersamaan dengan agenda kedinasan di Kementerian Agama RI.

Dalam forum tersebut, jajaran Pascasarjana UII Dalwa menyampaikan gambaran mengenai alur akademik perkuliahan pada jenjang Magister dan Doktor PAI, termasuk orientasi pengembangan keilmuan, proses pembelajaran, serta arah akademik Pascasarjana UII Dalwa. Penyampaian tersebut menjadi bagian penting dalam memberikan pemahaman kepada para guru mengenai kesiapan melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi yang lebih tinggi.

Kegiatan juga dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan Tri Krisni Astuti, S.Sos., M.M., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan A. Shampton, S.H.I., M.Ag., serta Ning Ucik, yang turut memberikan penguatan dan motivasi kepada para guru PAI.

Ketua KKGPAI Kabupaten Pasuruan, Ning Ilmiah, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pascasarjana UII Dalwa atas dukungan serta fasilitas yang diberikan sehingga kegiatan koordinasi dan silaturahmi dapat terlaksana dengan baik.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Pascasarjana UII Dalwa yang telah memberikan fasilitas dan dukungan kepada KKGPAI sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan lancar,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan Tri Krisni Astuti, S.Sos., M.M., memberikan apresiasi terhadap konsistensi KKGPAI dalam menyelenggarakan kegiatan peningkatan kapasitas dan penguatan profesionalisme guru.

Ia menilai semangat KKGPAI dalam melaksanakan kegiatan secara rutin merupakan modal penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada UII Dalwa yang telah memberikan dukungan terhadap kegiatan KKGPAI.

“Dua kali kegiatan KKGPAI semuanya difasilitasi oleh UII Dalwa. Ini menunjukkan adanya komitmen dan sinergi yang baik dalam mendukung peningkatan kualitas guru,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan A. Shampton, S.H.I., M.Ag., menitipkan amanah kepada para guru PAI agar terus memberikan kontribusi terbaik bagi peserta didik dan lembaga pendidikan masing-masing.

Menurutnya, peran guru PAI tidak hanya berkaitan dengan transfer pengetahuan keagamaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam membangun moral, akhlak, dan budi pekerti peserta didik. Karena itu, peningkatan kompetensi akademik guru harus berjalan seiring dengan penguatan keteladanan dan karakter.

Selain menjadi forum koordinasi akademik, kegiatan tersebut juga menjadi momentum peluncuran Modul Ajar PAI CP 20/2026. Kehadiran modul tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen pendukung bagi guru PAI dalam mengembangkan pembelajaran yang lebih sistematis, kontekstual, dan sesuai dengan kebutuhan pendidikan.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan tausiah dan refleksi keagamaan yang disampaikan Bu Nyai Ucik dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Dalam penyampaiannya, ia menekankan pentingnya menjadikan kehidupan Nabi Muhammad SAW sebagai sumber keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.

Peringatan Maulid tidak hanya diposisikan sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk merefleksikan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW, terutama dalam membangun akhlak, integritas, tanggung jawab, kasih sayang, dan kepedulian terhadap sesama.

Melalui kegiatan tersebut, sinergi KKGPAI Kabupaten Pasuruan, KKGPAI Jawa Timur, dan Pascasarjana UII Dalwa diharapkan terus berkembang menjadi ekosistem akademik dan profesional yang mendorong guru PAI untuk meningkatkan kualifikasi pendidikan hingga jenjang Magister dan Doktor. Kolaborasi tersebut sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi dan komunitas profesi dalam meningkatkan mutu pendidikan Islam di Jawa Timur.Randi.S./red.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *