UII DALWA – Himpunan Mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (HMPS MPI) UII Dalwa menyelenggarakan Seminar Kepemimpinan yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus HMPS MPI masa bakti 2026–2027 pada Kamis malam (30/7/2026) di Roshefah Room, Lantai 3, Dalwa Hotel Syariah. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas kepemimpinan mahasiswa sekaligus pengembangan jejaring organisasi kemahasiswaan di tingkat nasional.

Seminar mengangkat tema “Peran Strategis IMMAPSI dalam Mencetak Pemimpin Mahasiswa MPI yang Berintegritas” dengan menghadirkan Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Manajemen Pendidikan, Administrasi Pendidikan, dan Manajemen Pendidikan Islam Seluruh Indonesia (IMMAPSI) Pusat, Moh. Rofik, S.Pd., serta Ketua IMMAPSI Wilayah III Jawa Timur, Faisol, S.Pd.

Kegiatan tersebut dihadiri Kaprodi Sarjana Manajemen Pendidikan Islam UII Dalwa, Dr. Ahmad Misbah, M.Pd., mantan Kaprodi MPI, Dr. Ubaidillah, M.Pd., dosen, serta mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam UII Dalwa.

Dalam sesi pertama, Faisol menekankan bahwa kepemimpinan tidak hanya dimaknai sebagai pelaksanaan tanggung jawab organisasi, tetapi juga sebagai kemampuan menghadirkan keteladanan, inovasi, dan gerakan yang mampu menginspirasi anggota. Menurutnya, efektivitas seorang pemimpin diukur dari kapasitasnya membangun kader yang mampu melanjutkan bahkan melampaui kualitas kepemimpinannya.

Ia juga memperkenalkan konsep Agile Organization sebagai pendekatan kepemimpinan yang adaptif terhadap dinamika organisasi modern. Selain itu, ia mengemukakan tiga pilar kepemimpinan yang dirangkum dalam konsep LAD (Literasi, Adaptif, dan Dampak) sebagai fondasi dalam membentuk pemimpin yang responsif terhadap perubahan sekaligus mampu menghasilkan kontribusi nyata bagi organisasi.

Faisol turut memberikan motivasi kepada peserta agar memiliki ketangguhan dalam menghadapi tantangan organisasi. Menurutnya, pengalaman menghadapi kegagalan merupakan bagian penting dari proses pembelajaran yang akan membentuk karakter kepemimpinan yang matang.

Sementara itu, Ketua Umum IMMAPSI Pusat, Moh. Rofik, S.Pd., memaparkan peran strategis IMMAPSI sebagai wadah kolaborasi mahasiswa Manajemen Pendidikan, Administrasi Pendidikan, dan Manajemen Pendidikan Islam di Indonesia. Ia menegaskan bahwa integritas merupakan fondasi utama kepemimpinan mahasiswa dalam menjalankan visi organisasi serta memberikan kontribusi bagi pengembangan institusi pendidikan tinggi.

Selain menjadi forum penguatan wawasan kepemimpinan, kegiatan ini juga ditandai dengan pelantikan pengurus HMPS MPI UII Dalwa periode 2026–2027 sebagai langkah regenerasi organisasi dan penguatan tata kelola kemahasiswaan di lingkungan program studi.

Kaprodi Sarjana Manajemen Pendidikan Islam UII Dalwa, Dr. Ahmad Misbah, M.Pd., mengapresiasi terselenggaranya seminar tersebut sebagai bagian dari proses pembinaan karakter kepemimpinan mahasiswa. Menurutnya, kegiatan akademik dan organisasi seperti ini memiliki peran penting dalam memperluas jejaring kolaborasi, meningkatkan kompetensi kepemimpinan, serta menyiapkan mahasiswa sebagai agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Apresiasi juga disampaikan Ketua IMMAPSI Wilayah III Jawa Timur, Faisol, S.Pd., yang menilai pelaksanaan kegiatan menunjukkan tingkat profesionalisme panitia yang tinggi. Ia menyebut HMPS MPI UII Dalwa memiliki potensi memperoleh penghargaan pada forum Musyawarah Daerah (Musyda) IMMAPSI sebagai kampus yang aktif sekaligus memiliki tata kelola kegiatan kemahasiswaan yang tertib, disiplin, dan berstandar protokoler.

Melalui seminar ini, HMPS MPI UII Dalwa mempertegas komitmennya dalam membangun budaya kepemimpinan mahasiswa yang berintegritas, adaptif, dan berorientasi pada penguatan kualitas sumber daya manusia. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang strategis dalam melahirkan calon pemimpin pendidikan Islam yang mampu menjawab tantangan organisasi dan dinamika dunia pendidikan pada masa depan.

Apabila akan diterbitkan di media resmi kampus atau portal nasional, saya juga dapat menyesuaikan naskah ini dengan gaya selingkung Antara, Kemdiktisaintek, atau Humas Perguruan Tinggi agar lebih formal dan siap publikasi.Dhimas/Randi.S./red.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *