Sidoarjo – Komitmen penguatan kualitas pendidikan tinggi Islam dan pengembangan sumber daya manusia kembali ditunjukkan melalui penyelenggaraan International Seminar bertema “Ecosystem Collaboration for the Development of Islamic Educational Institutions and Pesantren” yang digelar oleh STAI An Najah Indonesia Mandiri (STAINIM) bekerja sama dengan Universitas Islam Internasional (UII) Dalwa, Rabu (17/6/2026).
Dalam kegiatan berskala internasional tersebut, Direktur Pascasarjana UII Dalwa, Assoc. Prof. Dr. Zainal Abidin, M.Pd., hadir sebagai narasumber utama sekaligus mewakili UII Dalwa dalam agenda penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) sebagai bentuk penguatan kolaborasi kelembagaan di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan ekonomi syariah, dan kerja sama internasional.
Seminar internasional ini menjadi forum strategis yang mempertemukan akademisi, pimpinan lembaga pendidikan, pengelola pesantren, serta praktisi pendidikan Islam untuk membahas model kolaborasi ekosistem yang berkelanjutan dalam menghadapi tantangan globalisasi dan transformasi pendidikan.
Dalam paparannya, Direktur Pascasarjana UII Dalwa menegaskan bahwa kemajuan lembaga pendidikan Islam tidak dapat dicapai secara parsial, melainkan harus dibangun melalui sinergi multipihak yang melibatkan perguruan tinggi, pesantren, dunia industri, lembaga filantropi, serta jaringan internasional.
“Pendidikan Islam masa depan membutuhkan kolaborasi yang kuat, inovasi yang berkelanjutan, dan jejaring global yang luas. Perguruan tinggi dan pesantren harus mampu menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, pemberdayaan ekonomi umat, dan penguatan peradaban Islam yang moderat,” jelasnya.
Momentum seminar juga ditandai dengan penandatanganan MoU yang diharapkan menjadi landasan berbagai program pengembangan kelembagaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pertukaran akademik, publikasi ilmiah, hingga penguatan program internasionalisasi pendidikan tinggi Islam.
Dalam sambutannya, Kepala Yayasan Yatim Mandiri menyampaikan apresiasi terhadap berbagai capaian UII Dalwa yang dinilai berhasil membangun reputasi sebagai perguruan tinggi Islam yang berkembang pesat baik di tingkat nasional maupun internasional.
Beliau mengungkapkan bahwa sejumlah unsur strategis di lingkungan Yatim Mandiri dan STAINIM akan didorong untuk melanjutkan studi pada Program Pascasarjana UII Dalwa.
“Kami berencana mengirimkan komisaris Yatim Mandiri Jawa Timur, jajaran dewan struktural, serta para dosen STAINIM untuk melanjutkan pendidikan magister (S2) dan doktor (S3) di UII Dalwa. Kami melihat UII Dalwa memiliki ekosistem akademik yang sangat baik dan layak menjadi mitra strategis dalam pengembangan SDM,” ungkapnya.
Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa pihaknya tertarik mengadopsi berbagai praktik unggulan yang telah dikembangkan UII Dalwa, khususnya dalam bidang kerja sama internasional, pengembangan ekonomi syariah, tata kelola perguruan tinggi, penguatan publikasi ilmiah, serta pengembangan jejaring kelembagaan global.
Menurutnya, keberhasilan UII Dalwa membangun kolaborasi internasional dan memperkuat program Tri Dharma Perguruan Tinggi dapat menjadi model pengembangan bagi lembaga pendidikan Islam lainnya di Indonesia.
Sebagai bentuk keseriusan dalam membangun kemitraan strategis, UII Dalwa mengirimkan delegasi lengkap yang terdiri dari Wakil Rektor I, Wakil Rektor II, Wakil Rektor III, Wakil Rektor IV, Kepala Kantor Kerja Sama Internasional dan Tim Pengembangan Ekonomi Syariah.
Kehadiran para pimpinan universitas tersebut menunjukkan komitmen kuat UII Dalwa dalam memperluas jejaring kolaborasi nasional dan internasional guna mewujudkan perguruan tinggi Islam yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global.
Melalui seminar internasional dan penandatanganan MoU ini, diharapkan lahir berbagai program konkret yang mampu memperkuat kualitas pendidikan Islam, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta mendorong terwujudnya ekosistem kolaboratif yang berkelanjutan bagi kemajuan lembaga pendidikan Islam dan pesantren di Indonesia.Randi.S./red.




