UII DALWA – Program Pascasarjana UII Dalwa menyelenggarakan kegiatan pengarahan akademik, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), serta buka puasa bersama bagi para dosen program magister dan doktoral pada hari Ahad (15/03/2026) di Dalwa Hotel Syariah. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat budaya akademik, meningkatkan kualitas penelitian, serta mengonsolidasikan pengembangan kelembagaan Pascasarjana.
Pertemuan akademik tersebut dibuka dan dipimpin oleh Wakil Direktur II Pascasarjana, Dr. Musleh Harry, M.H. Dalam arahannya, beliau menegaskan pentingnya sinergi dan konsolidasi internal dosen Pascasarjana dalam mengembangkan kualitas tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang penelitian dan publikasi ilmiah.
Direktur Pascasarjana, Assoc. Prof. Dr. Zainal Abidin, M.Pd., CIQaR., CIRK., CIE., dalam paparannya menekankan prioritas penguatan tradisi akademik melalui peningkatan produktivitas penelitian dan publikasi ilmiah dosen maupun mahasiswa.
“Setiap karya tesis maupun disertasi mahasiswa perlu diarahkan untuk dikembangkan menjadi artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal akademik bereputasi. Hal ini bertujuan agar gagasan dan temuan ilmiah yang dihasilkan tidak berhenti pada karya akhir studi, tetapi dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi bagi khazanah keilmuan”. Ungkapnya.
Selain itu, Direktur Pascasarjana juga menyoroti pentingnya kaderisasi akademik dan fokus pengembangan kompetensi dosen Pascasarjana. Salah satu langkah strategis yang direncanakan adalah penguatan kompetensi bahasa Arab melalui program sertifikasi dan pelatihan bahasa Arab yang dirancang sebagai salah satu syarat kelulusan tesis maupun disertasi. Di samping itu, Pascasarjana juga merencanakan pembentukan lembaga sertifikasi kepenulisan bagi mahasiswa, pengembangan kelas excellent, serta sosialisasi kepada mahasiswa program sarjana agar melanjutkan studi ke jenjang Pascasarjana UII Dalwa.
Selanjutnya, Ketua Program Studi Doktoral Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Dr. Muhamad Solahudin, M.H.I., memaparkan rencana pengembangan akademik melalui program kelas double degree.
“Pengelolaan dan penyimpanan data akademik dosen secara sistematis melalui media penyimpanan digital seperti Google Drive untuk mendukung proses administrasi dan pengajuan kenaikan pangkat dosen sangat penting. Pelaksanaan perkuliahan daring harus tetap menjaga standar akademik, salah satunya dengan kewajiban penggunaan kamera (on camera) selama proses pembelajaran berlangsung“. Imbuhnya.
Sementara itu, Wakil Direktur III Pascasarjana, Dr. A. Fauzi Hamzah, M.Pd.I., menyampaikan rasa syukur atas peningkatan jumlah mahasiswa Pascasarjana yang terus mengalami pertumbuhan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
“Penguatan branding institusi perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui keterlibatan aktif dosen dalam berbagai forum akademik maupun kegiatan kemasyarakatan. Selain itu, dosen juga didorong untuk menghasilkan karya ilmiah berupa buku ajar yang dapat menjadi rujukan pembelajaran di lingkungan perguruan tinggi“. Ujarnya.
Dukungan kelembagaan terhadap pengembangan akademik dosen turut disampaikan oleh Wakil Rektor II UII Dalwa, Samsul Huda, M.Pd. Dalam sambutannya, ia menegaskan komitmen pimpinan universitas untuk memberikan dukungan penuh terhadap berbagai kegiatan akademik dosen, termasuk penelitian, publikasi ilmiah, serta pengembangan kompetensi profesional.
Melalui kegiatan pengarahan dan penguatan kapasitas ini, Pascasarjana UII Dalwa diharapkan mampu terus meningkatkan kualitas sumber daya akademik serta memperkuat peran institusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang studi keislaman dan pendidikan di tingkat nasional maupun internasional.Randi.S./red.





