Mataram – Universitas Nahdlatul Wathan (UNW) Mataram menerima kunjungan silaturahmi rombongan Mudir Ma’had (pimpinan Pondok Pesantren) Darullughah Wadda’wah pada Kamis (22/1/2026). Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Pimpinan Yayasan Dalwa dan turut dihadiri Direktur Pascasarjana Universitas Islam Internasional Dalwa, sebagai bagian dari penguatan jejaring keilmuan, kelembagaan, dan kerja sama akademik antarlembaga pendidikan Islam.
Silaturahmi tersebut memiliki akar historis yang kuat dalam sanad keilmuan ulama dunia. Pimpinan Yayasan Dalwa, Abuya Al-habib Zain Baharun menegaskan bahwa hubungan Dalwa dengan Nahdlatul Wathan berangkat dari kekaguman dan keterhubungan ilmiah dengan pendiri Nahdlatul Wathan, Al-Maghfurullahu Maulana Syaikh TGKH M. Zainuddin Abdul Madjid.
“Syaikh Zainuddin adalah ulama besar yang sejak lama kami kagumi. Beliau merupakan bagian dari sejarah guru-guru kami. Kami berguru dan berkhidmat kepada Abuya Sayyid Muhammad Alawi Al-Maliki, sementara Syaikh Zainuddin adalah murid dari Sayyid Alawi bin Abbas Al-Maliki, ayahanda dari Abuya,” ujar Abuya Al-habib Zain.
Ia juga mengisahkan pengalamannya pernah berada dalam satu majelis bersama Maulanasyaikh TG. KH. M. Zainuddin Abdul Madjid saat memenuhi undangan Syaikh Sayyid Muhammad Alawi Al-Maliki di Makkah. Dari pertemuan tersebut, Abuya Al-Habib Zain mengaku banyak memperoleh teladan keilmuan, keteladanan akhlak, serta kisah perjuangan dakwah pendiri Nahdlatul Wathan.
Keterhubungan emosional dan akademik tersebut semakin diperkuat oleh fakta bahwa banyak santri Dalwa berasal dari Lombok. Melalui para santri tersebut, Dalwa mengenal lebih dekat tradisi keilmuan, akhlak, dan perjuangan Maulana Syaikh TG. KH. M. Zainuddin Abdul Madjid.
“Alhamdulillah, hari ini kami dapat berkunjung langsung ke Nahdlatul Wathan. Nilai-nilai keilmuan dan akhlak Maulana Syaikh masih sangat terasa dan hidup. Ini menjadi motivasi besar bagi kami di Dalwa untuk terus mengembangkan pendidikan Islam yang berakar pada sanad keilmuan yang sahih,” tambahnya.
Abuya Al-Habib Zain juga menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat civitas akademika UNW Mataram. Menurutnya, akhlak dan nilai perjuangan Maulanasyaikh tercermin kuat dalam keluarga besar Nahdlatul Wathan hingga saat ini.
Sementara itu, Rektor UNW Mataram, H. Lalu Gede Syamsul Mujahidin, menyambut baik kunjungan tersebut dan menyebut rombongan Dalwa sebagai tamu istimewa.
“Alhamdulillah, tamu-tamu dari Dalwa adalah para habaib, keturunan Rasulullah SAW. Semoga silaturahmi ini terus terjalin dan membawa keberkahan bagi kedua institusi,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa Nahdlatul Wathan dan Pondok Pesantren Dalwa memiliki kesamaan sanad keilmuan yang bersumber dari para ulama besar dunia Islam. Hal ini menjadi fondasi penting dalam membangun kolaborasi akademik yang berkelanjutan.
Dalam konteks penguatan kelembagaan, UNW Mataram menyatakan komitmennya untuk mengembangkan sinergi akademik tidak hanya dengan Pondok Pesantren Dalwa, tetapi juga secara khusus dengan UII Dalwa. Pada kesempatan tersebut, UII Dalwa diwakili oleh Direktur Pascasarjana, Assoc. Prof. Dr. H. Zainal Abidin.M.Pd.,CIQaR, CIRK, CIE.
Kedua institusi sepakat menindaklanjuti silaturahmi ini dalam bentuk penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara UNW Mataram dan UII Dalwa. Penandatanganan MoU direncanakan akan dilaksanakan pada bulan Syawal mendatang di Kampus UII Dalwa. Ruang lingkup kerja sama meliputi penguatan akademik, pengembangan pendidikan Sarjana dan Pascasarjana, kajian keilmuan Islam, serta kolaborasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pembahasan teknis kerja sama akan dilanjutkan oleh Tim Pascasarjana UNW Mataram hingga penandatanganan resmi dilaksanakan.
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal yang berkelanjutan dalam mempererat hubungan antara pesantren dan perguruan tinggi, sekaligus memperkokoh peran strategis lembaga pendidikan Islam dalam mencetak generasi berilmu, berakhlak, dan berkhidmat bagi umat dan bangsa.
Sebelumnya, rombongan Pondok Pesantren Dalwa juga berkunjung ke Pondok Pesantren Syaikh Zainuddin Nahdlatul Wathan Anjani serta berziarah ke makam Al-Maghfurullahu Maulana Syaikh TG. KH. M. Zainuddin Abdul Madjid di Pancor, Lombok Timur.Randi.S./red.
Disadur ulang dari https://politikantb.com/

