UII Dalwa Terima Kunjungan Direktur PTKI: Dorong Penguatan Mutu PTKIS, Memperkenalkan Kurikulum Berbasis Cinta dan Program PRIMA

dalwaberita.com-2-of-7-scaled

Bangil, Dalwa Berita — Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda’wah (UII Dalwa) mencatat momen penting dalam sejarah akademiknya dengan menerima kunjungan perdana dari Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A., pada Ahad siang, 27 Juli 2025. Kunjungan strategis ini bertujuan untuk melakukan pembinaan sekaligus mendorong peningkatan mutu kelembagaan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) di Indonesia.

Bertempat di Mabna Abuya Hasan lantai 9, jajaran pimpinan UII Dalwa — mulai dari rektorat, direktorat, hingga para ketua program studi dan dosen — menyambut hangat kedatangan Prof. Sahiron dalam suasana penuh kekhidmatan dan semangat kolaboratif.

Dalam pemaparannya, Prof. Sahiron memperkenalkan berbagai program unggulan Direktorat PTKI, khususnya yang berkaitan dengan penguatan kapasitas kelembagaan PTKIS. Salah satu sorotan penting adalah pentingnya membangun baseline objektif terkait profil kelembagaan PTKIS, yang dihimpun oleh Kopertais sebagai pijakan dalam penyusunan strategi peningkatan mutu ke depan.

“PTKIS memiliki peran krusial dalam menciptakan akses pendidikan tinggi yang merata, termasuk di daerah-daerah 3T. Keberadaan UII Dalwa menjadi salah satu model kontribusi nyata dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujar Prof. Sahiron.

Lebih jauh, beliau menyampaikan apresiasi terhadap peran aktif UII Dalwa dalam menyediakan akses pendidikan tinggi berbasis nilai-nilai keislaman di kawasan tapal kuda Jawa Timur. Peran ini dinilai relevan dan mendukung amanat konstitusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Sahiron juga memperkenalkan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang digagas oleh Menteri Agama RI, K.H. Nasaruddin Umar. Kurikulum ini dibangun atas tiga fondasi utama: cinta kepada Tuhan (ḥablum minallāh), cinta kepada sesama (ḥablum minannās), dan cinta kepada alam, yang keseluruhannya bertujuan membentuk insan akademik berakhlak mulia (al-akhlāq al-karīmah).

“Kurikulum ini bukan hanya akademik, tetapi berupaya membentuk karakter spiritual, sosial, dan ekologis mahasiswa,” jelasnya.

Sebagai bagian dari inovasi pembinaan karier mahasiswa, Prof. Sahiron turut memperkenalkan program PRIMA (Professional Readiness through Internship and Mentorship for Academics), yakni skema magang nasional yang memberikan mahasiswa PTKI akses langsung terhadap pengalaman kerja nyata di sektor profesional, lembaga negara, maupun swasta.

Kunjungan ini tidak hanya menjadi momentum penguatan relasi antara Direktorat PTKI dan UII Dalwa, tetapi juga diharapkan menjadi awal dari kemitraan berkelanjutan dalam upaya transformasi mutu pendidikan tinggi keagamaan Islam di Indonesia.

“Sejak awal saya dilantik 24 Desember 2024, Pak Menteri telah mewanti-wanti: ‘Tolong perhatikan PTKIS!’ Maka kunjungan ini bagian dari realisasi amanat tersebut,” tegas Prof. Sahiron menutup sesi dialog akademik.Lukman/Randi.S./red.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *