UII DALWA – Mengintegrasikan ilmu pendidikan, disiplin kemiliteran, serta nilai-nilai budaya dan tradisi pondok pesantren menjadi visi utama yang dikembangkan oleh Satuan Resimen Mahasiswa (Menwa) UII Dalwa. Komitmen tersebut tercermin dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-II Menwa UII Dalwa yang digelar pada Jumat (02/01/2026) di Mabna Abuya Hasan Baharun.
Peringatan milad tersebut dihadiri oleh Dosen Pembina Menwa UII Dalwa, perwakilan Kepolisian Sektor (Polsek) Bangil, Komando Rayon Militer (Koramil) Bangil, serta para Komandan Satuan (Dansat) Resimen Mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan dukungan lintas institusi terhadap eksistensi dan peran strategis Menwa di lingkungan perguruan tinggi berbasis pesantren.
“Bagi Menwa UII Dalwa, peringatan HUT ke-II tidak hanya menjadi momentum refleksi perjalanan organisasi, tetapi juga simbol pencapaian serta pengingat akan berbagai cita-cita yang masih harus diwujudkan ke depan. Komandan Satuan Menwa UII Dalwa, Candra Ihwani, menegaskan bahwa milad ini menjadi titik evaluasi sekaligus motivasi untuk meningkatkan kualitas organisasi”. Tutur Dr. H. Akhmad Sahrandi,M.Pd.I Pembina Menwa UII Dalwa dalam sambutannya.
Menwa UII Dalwa sendiri berawal dari inisiatif sekelompok mahasiswa yang memiliki semangat tinggi untuk membentuk Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Paskibra. Namun demikian, pimpinan kampus mendorong lahirnya organisasi yang memiliki cakupan pembinaan lebih luas. Dari proses inilah muncul gagasan pendirian Satuan Resimen Mahasiswa.
Para mahasiswa kemudian melakukan kajian mendalam terkait konsep Menwa, termasuk potensi pengembangan serta kontribusinya bagi universitas dan lingkungan pondok pesantren. Setelah melalui diskusi panjang dan pertimbangan matang, Menwa UII Dalwa resmi berdiri pada 27 Desember 2023 dengan persetujuan dan dukungan penuh pimpinan kampus.
Dalam masa perintisannya, Menwa UII Dalwa menghadapi tantangan dalam menyesuaikan kegiatan kemiliteran dengan kultur dan aktivitas kepesantrenan yang telah berjalan. Kendati demikian, tantangan tersebut justru dipandang sebagai karakteristik khas yang membedakan Menwa UII Dalwa dari Resimen Mahasiswa di perguruan tinggi lain.
Menwa UII Dalwa berupaya menyelaraskan pendidikan kemiliteran dengan nilai-nilai keislaman dan akhlak pesantren. Setiap aktivitas organisasi tidak hanya menanamkan kedisiplinan dan jiwa kepemimpinan, tetapi juga tetap menekankan pendidikan dan pengamalan ajaran agama.
Dalam kurun waktu dua tahun, Menwa UII Dalwa menunjukkan perkembangan signifikan dengan melahirkan anggota-anggota yang memiliki kedisiplinan militer, namun tetap berpegang teguh pada nilai-nilai akhlak para salaf saleh. Selain itu, Menwa juga berkontribusi dalam mengharumkan nama universitas dan pondok pesantren melalui berbagai kegiatan dan capaian.
Apresiasi turut disampaikan oleh Komandan Satuan Menwa Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Moh. Imam Faiz, yang mengaku kagum terhadap keberanian dan konsistensi Menwa UII Dalwa dalam mengembangkan organisasi kemahasiswaan di lingkungan pondok pesantren.
“Sangat bagus dan patut diapresiasi,” tuturnya.
Pada momentum HUT ke-II ini, Komandan Satuan Menwa UII Dalwa berharap agar peringatan milad dapat menjadi pemantik semangat bagi seluruh anggota. Ia optimistis Menwa UII Dalwa mampu menjadi wadah pembinaan mahasiswa yang memberikan manfaat luas bagi kampus, pesantren, dan masyarakat.
“Kami yakin Menwa bisa menyebarkan manfaat yang luas,” pungkasnya.
Kegiatan peringatan HUT ke-II Menwa UII Dalwa kemudian ditutup dengan ramah tamah serta diskusi hangat bersama para tamu undangan.Agustian/Randi.S./red.







